Pertanyaan Umum

Pertanyaan yang sering muncul.

Dikelompokkan per segmen. Loncat ke bagian yang paling relevan untuk Anda — atau baca semuanya untuk gambaran menyeluruh.

Kendali fisik untuk screen time anak — tanpa drama, tanpa aplikasi yang bisa diakali.

Kenapa hardware, bukan aplikasi parental control biasa?

+

Aplikasi seperti Screen Time atau Family Link mudah diakali anak zaman sekarang — tinggal reset password, buat akun baru, atau matikan lewat pengaturan. Jeda adalah kunci fisik. Selama perangkatnya di tangan Anda, blokir mutlak.

Apakah anak masih bisa telepon atau pakai aplikasi belajar?

+

Ya. Anda memilih sendiri aplikasi mana yang diblokir. Telepon, WhatsApp, peta, dan aplikasi belajar seperti Ruangguru atau Google Classroom tetap aktif; hanya TikTok, YouTube, Instagram, dan game yang dinonaktifkan.

Apakah anak bisa membuka blokir tanpa saya tahu?

+

Tidak. Jeda hanya bisa dinonaktifkan dengan menyentuhkan perangkat fisik ke ponsel. Tidak ada password yang bisa ditebak, tidak ada pengaturan yang bisa diubah.

Cocok untuk usia berapa?

+

SD hingga SMA. Untuk anak kecil membantu membangun kebiasaan; untuk remaja membantu mengelola waktu belajar dan tidur tanpa konflik harian.

Bagaimana kalau anak menolak dan marah?

+

Jeda mengubah dinamika: bukan Anda vs anak, tapi Anda dan anak vs kebiasaan. Karena aturannya konsisten dan bukan keputusan spontan orang tua, konflik harian berkurang drastis.

Segmen

Sekolah & Institusi Pendidikan

Lihat halaman segmen →

Infrastruktur hardware terpusat untuk memblokir aplikasi non-edukasi selama jam pelajaran.

Bagaimana Jeda dipakai di kelas?

+

Setiap kelas mendapat perangkat Jeda. Guru mengaktifkan mode fokus di awal pelajaran; siswa menempelkan HP-nya sekali. Selama sesi berjalan, aplikasi non-edukasi tidak bisa dibuka — HP tetap di tangan siswa.

Apakah tersedia paket institusi?

+

Ya. Kami menyediakan paket volume untuk sekolah, pesantren, dan lembaga bimbingan belajar, termasuk pelatihan guru dan aplikasi manajemen kelas terpusat.

Bagaimana dengan aplikasi belajar seperti Google Classroom?

+

Guru mengatur whitelist. Google Classroom, Ruangguru, Zenius, kamus, dan kalkulator tetap aktif; hanya medsos, game, dan aplikasi hiburan yang diblokir.

Perlu MDM (mobile device management) yang rumit?

+

Tidak. Jeda plug-and-play. Tanpa install aplikasi berat di HP siswa, tanpa akses ke data pribadi mereka.

Bagaimana mengukur dampaknya?

+

Kami sediakan template evaluasi 30 hari: attention span, kepatuhan siswa, dan hasil ulangan sebelum vs sesudah implementasi.

Segmen

Business Owner

Lihat halaman segmen →

Cegah kebocoran jam kerja karyawan di TikTok/Instagram — ROI waktu kerja yang terukur.

Apakah WhatsApp bisnis dan aplikasi kerja tetap bisa dipakai?

+

Ya. Anda memilih whitelist sendiri: WhatsApp Business, aplikasi kasir (Moka, Pawoon), katalog, email, dan seller center e-commerce tetap aktif. Hanya distraksi personal yang diblokir.

Bagaimana ROI-nya dihitung?

+

Rata-rata karyawan kehilangan 1,5–3 jam per hari untuk aplikasi hiburan di jam kerja. Untuk tim 10 orang dengan gaji rata-rata Rp5jt/bulan, itu setara Rp15–30jt per bulan yang hilang. Jeda balik modal dalam hitungan minggu.

Bagaimana staf mengaktifkannya?

+

Satu perangkat Jeda per shift atau meja kasir. Staf menempelkan HP di awal jam kerja dan menempelkan lagi saat istirahat atau selesai shift. Tidak invasif, tidak melacak.

Apakah ada paket untuk beberapa cabang?

+

Ya, kami menyediakan paket multi-lokasi dengan aplikasi pendamping untuk owner yang ingin memantau standar operasional lintas cabang.

Bagaimana kalau karyawan menolak?

+

Framing-nya bukan pengawasan, tapi standar kerja — sama seperti seragam atau jam masuk. Karena hanya aktif di jam kerja dan di area kerja, HP di luar itu 100% milik pribadi mereka.

Segmen

Eksekutif & Pemimpin Bisnis

Lihat halaman segmen →

Kunci diri Anda dalam mode eksekusi tingkat tinggi saat dibutuhkan.

Apa bedanya dengan Focus Mode di iPhone/Android?

+

Focus Mode Anda yang atur, Anda juga yang matikan. Setelah 10 menit deep work, satu tap dan Anda kembali ke TikTok. Jeda memindahkan keputusan ke benda fisik yang jauh dari jangkauan — willpower Anda tidak diuji setiap 5 menit.

Bagaimana ritme deep work yang disarankan?

+

Blok 90–120 menit untuk pengambilan keputusan strategis, review dokumen, atau kerja kreatif. Idealnya 2–3 sesi per hari, plus satu sesi malam bebas layar untuk regulasi tidur.

Apakah aplikasi darurat tetap aktif?

+

Ya. Telepon, SMS, dan aplikasi darurat selalu aktif. Anda hanya memblokir aplikasi yang Anda pilih sendiri sebagai pengalih — biasanya email, Slack, medsos, dan berita.

Cocok untuk siapa?

+

Founder, C-level, VP, direktur, dan konsultan senior — siapapun yang keputusan dan strateginya bernilai jauh lebih tinggi dari waktu yang hilang di doom scrolling.

Apakah bisa diintegrasikan ke kalender saya?

+

Aplikasi pendamping bisa sinkron dengan Google Calendar / Outlook untuk mengaktifkan mode fokus otomatis saat event 'Deep Work' dimulai.

Segmen

Personal Use

Lihat halaman segmen →

Tombol jeda fisik untuk kehidupan digital Anda.

Apa bedanya dengan Screen Time atau Digital Wellbeing?

+

Screen Time gampang dimatikan sendiri — Anda tahu cara memutar aturan yang Anda buat. Jeda adalah benda fisik yang Anda taruh jauh dari jangkauan; blokir baru berhenti saat Anda benar-benar menyentuhnya lagi.

Aplikasi apa yang paling banyak diblokir orang?

+

TikTok, Instagram, X (Twitter), YouTube, dan aplikasi berita. Beberapa juga memblokir email dan aplikasi kerja saat weekend untuk benar-benar libur.

Berapa lama biasanya sesi jeda?

+

Sesi pendek 60–90 menit untuk deep work. Sesi panjang 5–10 jam untuk weekend keluarga atau malam bebas layar. Anda yang atur.

Bagaimana kalau saya butuh HP untuk urgensi?

+

Telepon, SMS, WhatsApp, peta, dan aplikasi darurat tetap aktif. Anda hanya memblokir aplikasi yang Anda pilih sendiri sebagai pengganggu.

Berapa lama sampai perubahan terasa?

+

Pola tidur biasanya pulih dalam 2–3 minggu. Rasa 'tenang' dan konsentrasi lebih dalam terasa dalam beberapa hari sesi rutin.

Segmen

Klinik Psikologi & Tenaga Kesehatan Mental

Lihat halaman segmen →

Alat intervensi preskriptif untuk pendamping terapi behavioral.

Bagaimana Jeda diintegrasikan ke rencana terapi?

+

Sebagai alat intervensi preskriptif di antara sesi konsultasi. Pasien pulang dengan batasan fisik yang tidak bisa diretas, memberi ruang otak untuk regulasi emosi dan pembentukan kebiasaan baru.

Untuk kasus apa saja Jeda paling relevan?

+

Behavioral addiction (kecanduan gadget, gaming, medsos), social media anxiety, insomnia terkait paparan layar, ADHD, dan sebagai pendukung terapi CBT/DBT untuk regulasi impuls.

Apakah tersedia paket klinik & pelatihan profesional?

+

Ya. Kami menyediakan paket klinik dengan panduan integrasi klinis, briefing untuk staf profesional, dan opsi rental jangka pendek untuk uji terapi 30–90 hari per pasien.

Apakah Jeda menggantikan terapi?

+

Tidak — Jeda adalah pendamping, bukan pengganti. Efektivitas maksimal saat digunakan bersama psikoterapi profesional untuk memfasilitasi transfer hasil terapi ke kehidupan pasien.

Apakah ada data compliance untuk sesi berikutnya?

+

Aplikasi pendamping mencatat waktu & durasi kepatuhan pasien tanpa memata-matai konten — bahan diskusi klinis yang objektif untuk sesi lanjutan.

Masih ada pertanyaan lain?

Tim kami siap membantu mendalami kebutuhan Anda. Isi formulir pre-order — kami akan menghubungi dalam 1×24 jam.

Hubungi Kami